Harapan itu ada di tanganku..

ketika sesuatu itu sudh tak sanggup kmu laksanakan, mungkin ada kejenuhan yg tersendiri, dari bagaimna cara mengerjakannya…
di tanganku aq melihat bagaimna bnyk harapan2 yg terlontarkan kepadaku…

apa aku tetap terus mengeluh bahwa aq akan terhempas di sini saja tanpa adanya semangat untuk berdiri. mana tangan yg menggandengku untuk membantuku berdiri??? apakah aq masih bisa menjalankan harapan itu??

mama berharap kepadaku agar aku cepat jadi Dokter biar bisa bantu orng yang blm bisa dpt hak sehat….

papa berharap kepadaku, agar aku bisa mewujudkan cita2nya mnjdi seorng dokter yang dulunya dia mampu dalam kecerdasanya tapi tak mampu dalam materi….

eYANG KAKUNGKU, berharap padaku, agar aku menjadi dokter yang tangguh, sukses dan bisa mengobati pasien2ku hingga mereka tersenyum atas usahaku….. dia ucapkan pada saat sehari sebelum wafatnyaa…. >_<

dan seseorng yang pernah berharap dan membantuku dalam perjuangan darahku dan berkata, saya berharap padamu agar kamu sabar dalam mengarungi dunia ini dengan banyak belajar… >_<

dan dunia ini berharap padaku bahwa aku kan menjadi dokter yang mensejahterakan kesehatan manusia di dunia…. dunia membutuhkanmu… sekarangg…. bukannanti… tapi sekarangg.. T_T

apakah aq pantas untuk mengeluh???????????????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

langgananQuw ^^

  • Tak ada

Isi dalam Cintaku^^