Sedekah vs Napsu

Mungkin setiap manusia ada yang namanya rasa ketidak puasan terhadap apa yg ia miliki. Ketidakpuasan tersebut terpacu oleh adanya visual kita, ketika melihat sesuatu yg indah hati pun ingin memilikinya, kemudian melihat sesuatu yg lebih baik di banding kepunyaan kita, pasti akan ada rasa ingin memilikinya.

Hmmm.. Saya, atas izinnya, di amanahkan Allah untuk belajar di fakultas kedokteran, dimna mahasiswanya selalu bergengsi, berkualitas, bermerek dan ber’duit. Mnurutku itu tidak penting untuk merasakan kenikmatan2 orang tua yang pada intinya lebih ke “pamer” ke temannya mungkin, atau gengsi, bhwa kuliah di fakultas kedokteran harus punya alat2 yg lebih canggih, gengsi kan, masa dokter biasa aj. Hmmmm.. Ini nich yg musti di kick dari pikiran2 mrka yg kolot.

Saya sudah sering mendengar dan melihat, seorng anak yg orng tuanya kaya memamerkan baju bermereknya ke teman2 mreka, yg lbh prhnya lagi adalah, temannya pun tak mau kalah untuk menggelora mencari yg lebih mahal dari apa yg lawan bicaranya punya. Ahahaaa… Miris sich..
Yaa.. Ini lebih seru lg, ketika melihat sebuah benda atw barang yg lbh bgus, ia pun merengek rengek kpd orngtuanya untuk beli yg lbh bgus lg, dan hal bodoh itupun diceritakannya ke temannya?! Sungguh, itu adalah hasil keringat peluh orng tua kita.

Saya hanya dpt tersenyum miris dah istighfar, sambil terheran heran, ini orang sadar ga ya bahwa Ada langit di Atas Langit, ada DIA yg duduk di singgasana terbesar yang mulia…

Naahh, kita bahas di sini. Manusia memang tak kan pernah puas dengan apa yg ia miliki, tak pernah puas klo dirinya adalah orng baik2 sampai di publikasikan k orng lain.. Yaa kepuasan bercerita = kepuasa batin.. Bahwa dirinya adalah orng yg mampu.

Miris sich.. Tapi yaa sudahlah.. Mungkin dia lg tak sadar klo Allah sdng mencatatnya. Mnrtku kepuasan yg bnar2 puas,bhgia spiritual adalah “ketika kita memberi ke pada manusia tetapi tangan kiri tsk blh melihtnya”.. Hmmm… Untuk apa skolah tinggi2 tp cuma kebawa “ghazwl Fikr” ..😀

Mari kita sama-sama simak Surat Al-Baqarah ayat 281 :

Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).

Coba klik web di bawah ini, salah satu bukti Allah sayang, cinta kpd orng2 yg membelanjakan hartanya di jalan Allah :
http://www.lazyaumil.org/?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=12

Semoga bermanfaat guys..🙂

1 Komentar (+add yours?)

  1. Muhammad fauzi
    Des 30, 2010 @ 16:32:44

    Kepuasan itu relatif, seseorang takkan pernah merasa puas klu ada support dari luar dirinya, and seseorang akan tatkala tiada apapun yang diharapkan lagi … itulah hukum hidup.. tak bisa disangkal

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

langgananQuw ^^

  • Tak ada

Isi dalam Cintaku^^

%d blogger menyukai ini: