kemuliaan laki_laki jika memuliakan wanita :D (copas)

Allah berfirman : “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya” (QS. 24 : 30-31)

Ini adalah perintah Allah Swt. kepada hamba-hamba-Nya yang beriman, agar menundukkan pandangan dari apapun yang dilarang. Jika seseorang memelihara pandangannya, Allah akan memberikan cahaya pada mata batinnya. Pandangan adalah nikmat Allah yang dianugerahkan pada manusia, dan jika disalahkan gunakan maka manusia akan mendapat kenistaan abadi. Menjaga pandangan atas segala yang diharamkan merupakan penjagaan atas harga diri kita sekaligus kehormatan bagi orang yang dijaga pandangannya.

Ini adalah pertanyaan terbuka untuk kaum lelaki yang selalu tanpa mereka sadari, bahwa mereka menodai kemuliaan mereka sendiri karena tak bisa menahan pandangan serta kebiasaan iseng dari hal-hal yang tidak baik yang dapat menjatuhkan air muka dan kewibawaan mereka. Adakah mereka pahami bahwa ini menimbulkan keresahan bagi banyak perempuan. Ataukah mereka memang tidak pernah peduli, yang penting mereka senang dan bahagia.

Fenomena ini sering kita lihat, betapa banyak dari mereka selalu mengganggu serta sifatnya menjatuhkan izzah atau kemuliaan perempuan, melakukan perbuatan yang tidak wajar. Penyakit ini tidak hanya menjangkiti orang awam (yang ada di jalanan) saja, namun yang menganggap dirinya terpelajar dan bekerja di tempat yang cukup bahkan sangat terhormatpun sanggup menjadikan hal ini sebagai kebiasaan. Mengganggu, menggoda, bahkan melakukan sentuhan fisik yang tak layak. Tidakkah ini kebiasaan iseng yang juga berdampak negatif secara psikis terhadap perempuan ketika harga diri mereka dilecehkan.

Mungkin bisa dimaklumi jika perempuan tersebut juga memiliki kategori wanita penggoda, jadi bagi mereka tidak masalah hal itu terjadi pada mereka. Mereka senang bahkan terkadang juga menampakkan sikap yang memancing keusilan kaum lelaki, tragis memang. Namun masih sangat banyak para perempuan yang berusaha menjaga kemuliaannya, memakai pakaian sesuai tuntunan agama, atau minimal bersikap sopan, tak sedikitpun dari mereka menampakkan sikap seperti wanita penggoda. Kenapa mereka juga menjadi sasaran keisengan kaum lelaki tak bertanggungjawab, yang tak bisa menghargai prinsip dan kemuliaan perempuan. Alhamdulillah jika mereka disapa dengan ucapan uluk salam, itu masih sangat mendingan dibandingkan keisengan yang sungguh tak terhormat.

Kejadian seperti ini sering kita lihat, dijalanan umum, terminal, diangkutan umum, depan-depan gang atau ditempat-tempat umum lainnya. Para lelaki penggoda tersebut baik tua maupun muda menggoda perempuan, berkumpul tertawa, tersenyum bahkan berkata-kata tidak sopan, serta memperdengarkan siulan-siulan jahil. Sungguh fenomena yang sangat menyesakkan. Yang mirisnya, korban keisengan mereka tidak hanya perempuan dewasa, tapi juga anak-anak, remaja atau abg, bahkan orang tua juga jadi sasaran. Rasanya mau meledak kemarahan melihat sikap mereka tersebut, namun kita hanya bisa berighstifar. Dan terkadang juga berusaha menasehati mereka dengan baik-baik.

Apakah mereka tidak menyadari bahwa mereka terlahir dari yang namanya perempuan. Wahai saudaraku, sadarkah kalian bahwa sebenarnya kalian juga punya saudara perempuan, anak perempuan dan ibu kalian serta punya istri yang seharusnya dimuliakan. Bagaimanakah perasaan kalian jika istri, ibu, saudara perempuan atau anak perempuan kalian diperlakukan juga seperti itu. Apakah kalian rela dan ikhlas jika ada laki-laki lain yang berbuat tidak pantas terhadap saudara perempuanmu, istrimu, ibumu, dan juga anak perempuanmu. Apa kalian tidak mencoba mendengar hati nurani kalian agar tidak selalu melakukan perbuatan iseng yang tak pantas, yang sifatnya melecehkan kaum perempuan? Jauh…jauh… sekali hal itu terpikirkan oleh otak-otak kalian, yang ada kalian selalu memperturutkan hawa nafsu kalian. Kalian lebih memperturutkan nafsu dan keisengan yang kalian anggap menguntungkan. Apakah itu bukan berarti sama artinya menjatuhkan wibawa kalian sendiri.

“Saling pesan-memesanlah untuk berbuat baik kepada perempuan, karena mereka diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok”. (H.R at-Tirmidzi dari Abu Hurairah ).

Dengar dan renungkanlah wahai saudaraku, tidakkah seharusnya kalian melindungi dan menjaga kemuliaan kaum perempuan. Bukannya malah menjadikan mereka objek keisengan kotor kalian. Sadarlah bahwa qisas pasti berlaku, ingatlah bahwa saudara perempuanmu, anak perempuanmu, istrimu atau ibumu juga akan dilecehkan oleh lelaki lain. Belajarlah menahan diri untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan tak pantas tersebut. Cukuplah, jangan sampai kebiasaan buruk itu kalian lakukan berlarut-larut, sampai usia tua kalian. Sadarlah dengan sebenar-benarnya kesadaran untuk tidak lagi mengulangi perbuatan kalian yang jahili tersebut. Ingatlah ketika kita main-main dalam menyadari kekeliruan kita, hari ini sadar, besoknya mengulangi lagi perbuatan tersebut, jika seperti itu, maka kalian akan kembali kederajat kalian semula yang hina, yaitu melakukan terus perbuatan jahiliah tersebut. Menjadi lelaki penggoda, perusak kemuliaan kaum perempuan.

Allah akan menutup mata dan hati kita, naudzubillah min zalik. Apakah kalian menyangka bahwa kalian akan bertemu hari esok, bertaubatlah segera, sebab kematian akan menghampiri diri kita tanpa kita duga.

Alloh subhanahu wata’ala berfirman, yang artinya: “Katakanlah, ‘Malaikat Maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikan kamu; kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan.” (QS: As-Sajadah: 11)

Namun kita yakin, bahwa tidak semua laki-laki bersifat seperti itu. Masih banyak dan sangat banyak yang menjunjung tinggi kemuliaan perempuan. Masih banyak kaum lelaki yang selalu menghargai serta melindungi perempuan. Bahkan agama kita Islam sangat memuliakan perempuan, seperti yang terdapat dalam Al Qur’an dalam surah An-Nisa yang artinya”perempuan” terdiri 176 ayat. Karena mereka lelaki beriman, sadar dan tahu bahwa surga itu ditelapak kaki ibu, mereka tahu bahwa agama mengajarkan agar kita selalu melindungi, memuliakan perempuan. Pesanku untuk kita kaum perempuan, “hormatilah dirimu dan hargailah dirimu sendiri terlebih dahulu, agar orang lain (lelaki) juga hormat dan menghargai dirimu. Jagalah Izzah dan dienmu. Janganlah memperlihatkan sikap yang mengundang kaum lelaki untuk berbuat iseng dan tak pantas denganmu. Karena dirimu juga harus menjaga kemuliaanmu sendiri, kemuliaan anak-anakmu, suamimu dan keluarga besarmu. Jangan malah juga ikut-ikutan bersikap iseng, ingat…dirimu juga punya anak laki-laki, saudara laki-laki dan punya suami. Bagaimana persaanmu jika mereka juga diperlakukan tak pantas oleh para wanita penggoda.

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu’min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta’atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar”(Al-Ahzab:35)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

langgananQuw ^^

  • Tak ada

Isi dalam Cintaku^^

%d blogger menyukai ini: